Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Demi menjaga kesehatan gigi dan mulut, tak sedikit orang memanfaatkan penggunaan obat kumur atau mouthwash yang dipakai dua kali sehari setelah menyikat gigi. Kebanyakan alasannya yakni untuk menghindari bau mulut alias halitosis.
Menanggapi hal ini, drg Yulia Prapti dari klinik An-Nur, Setiabudi, Bandung mengatakan bau mulut bisa disebabkan faktor mulut dan non-mulut. Sebagian besar bau mulut memang diakibatkan faktor mulut seperti gigi berlubang, gusi berdarah, peradangan, abses (bernanah), bahkan karang gigi.
Bila penyebab itu sudah dibersihkan tapi mulut masih terasa bau kemungkinan ada masalah pada saluran pencernaan atau saluran pernapasan.Nah, jika penyebab tadi sudah diatasi dan kondisi mulut baik-baik saja, drg Yulia menyarankan sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan obat kumur.
“Saran saya jangan karena obat kumur itu kan tujuannya mematikan atau meminimalisasi kerja kuman buruk yang bisa menimbulkan masalah pada gigi dan mulut. Nah kalau dipakai berlebihan kuman yang baik ikut mati,” tutur drg Yulia saat ditemui di area gedung Trans TV, Jl. Kapt Tendean, Jakarta dan ditulis pada Senin (12/5/2014).
“Jadi kalau menurut saya tidak boleh terus menerus memakainya. Saat kondisi mulut dinilai sedang tidak baik saja. Kalau sudah bagus ya nggak usah pakai,” imbuhnya.
Setelah menggunakan obat kumur, disarankan drg Yulia tidak berkumur dengan air biasa. Hal ini bertujuan supaya zat-zat yang harusnya bekerja tidak cepat hilang. Maka dari itu, setelah menggunakan obat kumur ada baiknya tunggu beberapa menit sebelum berkumur, minum, atau mengonsumsi makanan.
“Terlalu sering menggunakan obat kumur juga bisa membuat gigi kering sehingga timbul jamur dan timbul perasaan nggak nyaman di mulut,” kata ibu dua anak ini. (sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here