Promotif Preventif Kesehatan untuk Membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul menuju Indonesia Maju 2045

383

Tahun 2020 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 dan juga Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kesehatan tahun 2020-2024. Dalam upaya pencapaian target sasaran yang telah ditetapkan dan untuk kesinambungan penyelenggaraan program pembangunan kesehatan maka diperlukan perencanaan pembangunan kesehatan yang sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh dan memerlukan kolaborasi serta peran aktif pemerintah pusat dan daerah.

Pada Renstra Kementerian Kesehatan 2020-2024, Program Indonesia Sehat masih menjadi program utama Pembangunan Kesehatan. Program Indonesia Sehat dilaksanakan dengan 3 pilar utama yaitu:

  • Pilar paradigma sehat, dilakukan dengan strategi pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan, penguatan promotif, preventif dan pemberdayaan masyarakat;
  • Pilar penguatan pelayanan kesehatan, dilakukan dengan strategi peningkatan akses pelayanan kesehatan, optimalisasi sistem rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan, menggunakan pendekatan continuum of care dan intervensi berbasis risiko kesehatan;
  • Pilar jaminan kesehatan nasional, dilakukan dengan strategi perluasan sasaran dan benefit serta kendali mutu dan kendali biaya.

Karena itu, kebijakan pembangunan kesehatan diarahkan pada upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta dengan penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar melalui peningkatan upaya promotif dan preventif didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi. Sehingga Bonus demografi mendatang kita memperoleh sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Kementerian Kesehatan RI Tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 17 s.d. 21 Februari 2020 bertempat di JI Expo Kemayoran – Jakarta, diawali dengan kegiatan Pra-Rakerkesnas yang dihadiri oleh peserta pusat dan daerah. Peserta pusat terdiri dari Pejabat Tinggi Madya, Pejabat Tinggi Pratama, Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri dan pejabat lainnya di lingkup Kementerian Kesehatan dan peserta daerah meliputi seluruh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Provinsi, serta beberapa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Direktur RSUD Kabupaten/Kota terpilih.

Dengan tema “Promotif Preventif Kesehatan untuk Membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul menuju Indonesia Maju 2045” acara Rakerkesnas tahun ini mengusung 5 (lima) topik pembahasan yang sesuai dengan program dan kegiatan prioritas pembangunan kesehatan tahun 2020-2024, yaitu AKI, AKB, Stunting, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, GERMAS, serta tata kelola Sistem Kesehatan Nasional (SKN), dengan pendekatan promotif dan preventif.