Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin secara resmi melantik 34 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kementerian Kesehatan RI pada Jum’at, 2 September 2022.

Pelantikan Pejabat Struktural di Kementerian Kesehatan adalah bagian dari dinamika organisasi dalam implementasi pengembangan karir, salah satunya adalah adanya restrukturisasi organisasi di lingkungan Kementerian Kesehatan, sehingga pengisian jabatan struktural  bertujuan untuk memantapkan organisasi dalam rangka transformasi kesehatan serta meningkatkan kinerja dan pelayanan publik yang lebih baik.

Disampaikan kepada para pejabat yang baru dilantik, bahwa saat ini Kementerian Kesehatan memasuki tahap akhir dari tugas Presiden RI untuk melaksanakan 6 pilar transformasi sistem kesehatan nasional.

“Sebenarnya ada satu pilar transformasi yang harus kita lakukan yaitu bagaimana kita bisa mentransformasi organisasi, manusia, budaya kerja, di Kementerian Kesehatan. Salah satu programnya adalah dengan program mutasi dan rotasi,” ujar Menteri Kesehatan.

Baca juga:
Evaluasi Program Terkait Isu Strategis Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Tahun 2021

Melalui mutasi dan rotasi, diharapkan dapat memperkuat kemampuan intelek maupun profesionalitas SDM dengan menghadapi situasi dan pemecahan masalah di tempat masing-masing, sehingga ke depannya mampu meningkatkan kolaborasi dalam mengemban amanah.

Pada kesempatan ini, turut dilantik pejabat eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan yaitu Roy Himawan, S.Farm., Apt., M.K.M, sebagai Direktur Ketahanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan dan Dra. Eka Purnamasari, Apt., M.K.M, sebagai Direktur Pengawasan Alat Kesehatan.

“Saya ucapkan selamat kepada para pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru saja dilantik, semoga Saudara dapat mengemban amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Menkes.

iklan ⓘ ►

iklan ⓘ ►

iklan ⓘ ►

iklan ⓘ ►

iklan ⓘ ►

iklan ⓘ ►