Upaya pemerintah untuk menyediakan vaksinasi kepada seluruh masyarakat khususnya kepada tenaga kesehatan, merupakan perjalanan yang panjang serta telah melalui pengkajian dari segala aspek untuk menetapkan pilihan jenis vaksin. Tenaga kesehatan adalah pihak pertama yang dipilih sebagai prioritas utama mendapatkan vaksinasi oleh karena tenaga kesehatan merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan dimasa pandemi ini. Sampai saat ini, ribuan tenaga Kesehatan terpapar COVID-19 dan negara sudah kehilangan 552 orang tenaga Kesehatan yang wafat dalam penanggulangan COVID-19 (data @laporcovid hingga 7 Januari 2021).

Vaksinasi merupakan upaya pencegahan agar dapat menekan angka kematian tenaga kesehatan dalam masa pandemi COVID-19, serta diharapkan tidak ada lagi tenaga kesehatan yang harus meninggalkan keluarganya akibat terpapar virus SARS COV-2.

Baca juga:
Permenkes 26 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permenkes 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 merupakan hal baru yang akan pemerintah lakukan, oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi terutama mengenai aspek keamanan, efikasi, dan kehalalannya sehingga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lancar dan sukses.

Dialog Interaktif: “Kupas Tuntas Vaksinasi COVID-19” sebagai salah satu upaya sosialisasi yang dilakukan pada 12 Januari 2021 secara virtual, melibatkan seluruh tenaga kesehatan di Wilayah DIY dan Bali serta peserta umum dapat mengikuti melalui youtube streaming. Dialog menghadirkan dr. Jane Soepardi, MPH (Pakar Imunisasi), Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, SpA (K) (Ketua Indonesia Technical Advisory Group on Immunization /ITAGI) dan KH. Sholahudin Al-Aiyub, M.Si (Wasekjen MUI) sebagai pembicara dengan dr. Lula Kamal, M.Sc sebagai moderator.

Baca juga:
Webinar Program Gema Cermat Seri I: Pelayanan Kefarmasian di Tengah Pandemi

Video pelaksanaan dialog interaktif dapat Anda saksikan di bawah ini