Beranda Profil Profil Pejabat
Perempuan kelahiran Surabaya ini dilantik sebagai Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan pada tanggal 15 Desember 2021. Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan, beliau menjabat sebagai Direktur Standarisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif serta pernah pula menjabat sebagai Direktur Registrasi Obat Badan Pengawas Obat dan Makanan. Peraih gelar Doktor dari Universitas Gadjah Mada ini juga pernah menjadi juru bicara vaksinasi Covid-19 oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).
Pria kelahiran Cirebon ini dilantik sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan pada tanggal 21 Desember 2023. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan. Beliau menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Sebelum dilantik sebagai Direktur Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan, pria kelahiran Semarang ini menjabat sebagai Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang. Peraih gelar Master of Applied Science dari University of Queensland Australia ini juga merupakan Ketua Asosiasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Indonesia (APKESI).
Perempuan kelahiran Rangkasbitung ini dilantik sebagai Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi pada tanggal 21 Desember 2023. Sebelumnya lulusan S1 Farmasi, Apoteker dan Magister Manajemen Universitas Padjajaran Bandung ini menjabat sebagai Direktur Pelayanan Kefarmasian dan Sekretaris Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan. Penghargaan terakhir yang diterima adalah Bhakti Karya Husada Dwi Windu (16 Tahun).
Perempuan kelahiran Jakarta ini mendapatkan gelar Sarjana Farmasi dan Apoteker dari Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, Magister Administrasi Rumah Sakit dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, serta gelar Doktor Program Studi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Universitas Gadjah Mada. Sebelum menjabat sebagai Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi beliau merupakan Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian serta sebelumnya Sekretaris Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Produksi dan Distribusi Alat kesehatan, beliau merupakan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar. Pria kelahiran Ciamis ini memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Pada tahun 2021 beliau menerima penghargaan sebagai Pemenang lomba Inovasi Budaya Kerja, dan tahun 2023 kembali menorehkan prestasi sebagai Penerima Penghargaan Peringkat Terbaik I – Aparatur Sipil Negara Berprestasi di Lingkungan Kementerian Kesehatan kategori Inspiring Leader.
Perempuan Kelahiran Jakarta ini merupakan lulusan S1 Farmasi Universitas Hasanuddin dan Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Sebelum menjabat sebagai Direktur Pengawasan Alat Kesehatan, beliau menduduki jabatan Kepala Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan serta Pengawas Farmasi dan Makanan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan. Penghargaan terakhir yang diterima adalah Satyalancana Karya Satya XX Tahun.